KASIHKUFM.COM - Hasil penelitian Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi (PVMBG) memastikan, lokasi bencana tanah gerak dan longsor di Desa Ngrandu, Trenggalek tidak layak huni. Rekomendasinya, puluhan rumah direlokasi ke tempat yang lebih aman.
Kepala BPBD Trenggalek Stefanus Triadi Atmono mengatakan, dari hasil penelitian tersebut, diketahui kondisi mahkota longsor di Dusun Depok, Desa Ngrandu, Kecamatan Suruh memiliki lebar 250 meter dengan panjang 200 meter. Pada titik utama longsor, terjadi penurunan permukaan tanah hingga antara 1-6 meter.
Dengan temuan fakta-fakta di lapangan tersebut, PVMBG menilai lokasi tanah gerak di Dusun Depok masih dalam kondisi berbahaya dan rawan terjadi longsor susulan dengan skala besar.